10 Tata Cara Meruqyah dan 4 Adab Sebelum Meruqyah

Viralkan.id - Ruqyah merupakan sesuatu yang sudah semestinya kaum muslimin mengetahui dan mempelajarinya, karena ruqyah merupakan bagian dari agama, dan apa-apa yang datang dari agama haruslah diketahui oleh kaum muslimin.

Mengenal apa itu Ruqyah
Ruqyah merupakan metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit akibat dari ‘ain (mata hasad), sengatan hewan, bisa, sihir, rasa sakit, gila, kerasukan dan gangguan jin.
Ruqyah termasuk bagian dari do’a, dan ruqyah sering digunakan pada masyarakat saat ini ketika seseorang terkena gangguan jin.
Ibnul Atsir berkata,
 
والرقية : العوذة التي يرقى بها صاحب الآفة كالحمى والصرع وغير ذلك من الآفات

Ruqyah adalah doa memohon perlindungan, yang dibacakan untuk orang yang sedang sakit, seperti demam, kerasukan, atau penyakit lainnya. 
Ruqyah merupakan suatu kebiasaan para nabi dan orang-orang shalih ketika mereka tertimpa penyakit. Namun yang terjadi sekarang ini, ruqyah malah dijadikan pengobatan alternatif oleh banyak kaum muslimin.
Padahal pengobatan dengan ruqyah sangat utama, dan sudah seharusnya ketika seorang muslim tertimpa penyakit langsung menjadikan ruqyah sebagai pilihan pertama. 
Tata Cara Meruqyah
Karena sedemikian pentingnya tata cara meruqyah ini, maka sudah semestinya kaum muslimin mengetahui tata cara yang benar. Tata cara ruqyah yang benar sebagai berikut:
  1. Harus meyakini bahwa kesembuhan hanya datang dari Allah.
  2.  Ruqyah harus dengan Al-Qur’an, atau hadits, atau dengan memakai sifat Allah, juga memakai bahasa Arab dan bahasa yang dapat dipahami.
  3.  Mengikhlaskan niat kepada Allah saat ingin melakukan ruqyah.
  4.  Membaca surat Al-Fatihah kemudian meniup anggota tubuhnya yang sakit. Demikian juga membaca surat Al-Ikhlas, An-Naas, Al-Falaq, dan Al-Kafirun. Surat-surat lain bisa juga Anda gunakan. Namun apa-apa yang datang dari hadits akan lebih berpengaruh.
  5.  Menghayati dan memahami apa yang sedang ia baca dari Al-Qur’an dan do’a yang sedang dibaca.
  6.  Mengeraskan bacaan ruqyahnya, agar yang diruqyah dapat belajar dan merasa nyaman dengan bacaan ruqyahnya.
  7. Meniup pada tubuh yang sakit ditengah-tengah ruqyah, dengan tiupan yang lembut tanpa keluar air ludah. ‘Aisyah pernah ditanya tentang tiupan Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- dalam meruqyah. Ia menjawab, “Seperti tiupan orang yang makan kismis, tidak ada air ludahnya (yang keluar). (HR.Muslim)
  8. Menggunakan minyak zaitun sebagai media.
    Sebagaimana hadits
    Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-,Makanlah minyak zaitun, dan olesi tubuh dengannya. Sebab ia berasal dari tumbuhan yang penuh berkah.” 
  9. Mengusap dengan tangan kanan orang yang sedang sakit atau sedang diruqyah.
  10. Bagi yang meruqyah diri sendiri, letakkan tangan di tempat yang sakit atau yang dikeluhkan, kemudian baca bismillah sebanyak 3 kali. Kemudian membaca, A’uuzubillaahi bi’izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7x)
Adab sebelum melakukan Ruqyah
  1. Dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu, karena nanti kita akan membaca kalimat-kalimat thayyibah.
  2. Pastikan apa-apa yang kita lakukan nanti sesuai dengan tuntunan Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
  3. Tidak dianjurkan untuk mempercayai apa-apa yang diucapkan oleh jin, baik itu berupa nasihat ataupun ancaman. Bahkan meminimalkan atau bahkan tidak mengajaknya berbicara.
  4.  Mengerti dengan surat-surat yang nanti akan dibacakan dan memahami maknanya, serta menghayatinya.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kita bisa mencegah adanya gangguan jin dengan berdzikir pada pagi dan petang hari, karena Rasulullah lebih banyak mengajarkan umatnya untuk sering berdzikir di setiap keadaan.
Allah berfirman yang artinya,
...وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِبْكَٰرِ

“... Dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Ghafir: 55)
Allah juga memerintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir pagi dan sore hari. Allah berfirman,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabbmu, dan sucikan Dia setiap pagi dan sore.” (QS. Ali Imran: 41)
Semoga Allah menjadikan kita sebagai seorang muslim sejati yang bersemangat untuk mempelajari agama-Nya.

0 Response to "10 Tata Cara Meruqyah dan 4 Adab Sebelum Meruqyah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...
loading...